Mitosnews, Makassar | Bertahun-tahun telah berlalu, sistem Drainase di sepanjang Jalan Andi Djemma 7, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar belum memperoleh perhatian dari pihak terkait.

Hal itu disampaikan warga bermukim di wilayah tersebut kepada media saat ditemui, Sabtu, 20/08/2022. Menurutnya, drainase dengan kondisi memprihatinkan telah dikeluhkan kepada pihak RT namun hingga saat ini belum ada juga tindak lanjutnya.

Selain tampak tidak berfungsi, air tampungan drainase seringkali meluap dengan cepat ketika hujan, kendati intensitanya tidak terlalu tinggi namun banjir hingga ke dalam rumah warga tidak terelakkan dengan dukungan rendahnya lantai dasar rumah.

” Kendati sedimen telah dikeluarkan dari parit, dan tidak diangkut akan menjadi kekhawatiran kerana sedimen akan kembali. Jika kondisi tetap dibiarkan dan berlarut, bisa menimbulkan efek negatif seperti: warga sekitar terjangkit penyakit disebabkan genangan dari air berwarna hitam dan berbau akibat sistem drainase yang buruk,” ungkap warga yang karib disapa Opa.

Berdasarkan pantauan media ini, drainase memanjang hingga ke lorong sebelah berukuran kecil dan sebahagian telah tertutup, genangan air warnanya menghitam dan berbau. Air terjebak lantaran menemui jalan buntu. Genangan berasal selain dari air buangan limbah rumah tangga juga air hujan bercampur dengan sampah, sementara rumput-rumput juga tumbuh di dalamnya.

Bagikan

Durasi Iklan Desember 2023 | Biaya Rp. 3.700.000

Untuk pemesanan iklan Hub. 0852 4087 6013

%d blogger menyukai ini: